Jelitapos.My.Id ll Pidie Jaya ~ Proyek revitalisasi satuan pendidikan di SDN 2 Jangka Buya,Jalan Ulim , Jangka Buya Desa Jurong Teungoeh,Kecamatan Jangka Buya,Kabupaten Pidie Jaya, menuai sorotan. Selain diduga mengabaikan standar keselamatan kerja (K3) dan minim pengawasan dari pihak terkait, proyek yang menggunakan dana revitalisasi pendidikan, Rp 548.890.850. juta tersebut itu juga disinyalir menjadi bancakan oknum Panitia Penanggung jawab yang sekaligus pejabat Kepala sekolah di SD tersebut.

Pantauan di lapangan beberapa hari lalu menunjukkan, sejumlah pekerja tampak tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm proyek, sepatu safety, maupun rompi kerja. Kondisi tersebut tentu bertentangan dengan aturan pelaksanaan proyek pemerintah yang mewajibkan penerapan K3 untuk melindungi keselamatan pekerja.Sefety and Quality.
Selain masalah K3, kualitas bahan material yang digunakan dalam proyek ini juga menimbulkan tanda tanya besar. Berdasarkan hasil penelusuran media, material yang digunakan diduga tidak memiliki ukuran spesifikasi yang jelas, tidak sesuai standar mutu.
Proyek yang dikerjakan oleh satuan pendidikan ini, yang berada di bawah penanggung jawab Kepsek SDN 2 ,Asmawati S.Pd.,dan Dinas terkait . Namun diduga karena lemahnya pengawasan membuat pelaksanaan proyek rawan penyimpangan.
“Kami menduga ada permainan dalam pelaksanaan proyek ini. Indikasi bancakan anggaran sudah terlihat dari kualitas material yang digunakan dan papan informasi kegiatan proyek yang tak detail.
Publik kini menunggu langkah tegas dari Disnaker ,Kepolisian,Kejaksaan untuk menindaklanjuti temuan ini. Transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek revitalisasi pendidikan mutlak diperlukan agar anggaran negara tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Ketika hal ini dikonfirmasi sama Kepsek,Asmawati yang sekaligus sebagai penanggung jawab Pelaksanaan Revitalisasi disekolah tersebut,beliau mengatakan pekerja ada pakai Sefety,sambil menunjukkan photo para pekerja
menggunakan Sefety yang diduga pengambilan Poto tersebut sudah lama yang tersimpan dimemori hp penyimpanan beliau,dan soal papan plang informasi,itu memang sudah standar dan dibuat dari dinas pekerjaan umum.( Tim)












