Jelitapos.my.id – Kota Kendari – Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Baruga menangkap satu orang pelaku pembacokan korban Saktiawan (Wakar) di Diskotik EXODUS tepatnya di Jalan. Brigjen M Yunus, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Minggu (25/10/25) kemarin.
Usai menerima laporan dari keluarga korban dan para saksi, Polsek Baruga menetapkan tiga terduga pelaku pembacokan di Diskotik EXODUS Kendari.
Tim awak media Jelitapos.my.id menelusuri Tkp di Diskotik EXODUS dan sempat menanyakan terkait adanya kasus pembacokan tersebut dan salah satu security bernama Mus membenarkan Kejadian tersebut.
Diwawancarai Kapolsek Baruga AKP. Marjuni membenarkan adanya laporan kasus pembacokan oleh korban wakar dan Polsek Baruga menindaklanjuti laporan tersebut dan hari ini kami bersama tim melakukan penangkapan terhadap oknum pelaku berinisial O alias Oga di rumah pelaku dan tanpa perlawanan.
Dalam kegiatan tersebut, dipimpin langsung Kapolsek Baruga AKP. Marjuni dan didampingi Kanit Reskrim dan personel Res Polsek Baruga.
Lanjut, Dalam proses penangkapan terhadap pelaku O alias Oga tidak melakukan perlawanan dan selanjutnya pelaku digiring untuk menunjukan Dua orang rekannya yakni Jefri dan Deni yang juga pelaku penganiayaan dan pembacokan di lokasi TKP Diskotik EXODUS,” ucap Kapolsek Baruga.
Saat ini O alias Oga telah diamankan di Polsekta Baruga guna proses hukum lebih lanjut dan kedua rekannya masih dalam pengejaran tim Polsek Baruga,” katanya.
Dalam keterangannya, kolaborasi yang dilakukan dalam penangkapan pelaku berdasarkan keterangan saksi dan petunjuk di lapangan seputaran Tempat Kejadian Perkara,” tuturnya.
“Penangkapan pelaku O alias Oga berdasarkan keterangan saksi dan petunjuk lain saat dilakukan pengembangan di lokasi TKP,” Kapolsek Baruga.
“Dan setelah mengantongi identitas pelaku, kolaborasi Tim langsung menuju sasaran untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku,” imbuhnya.
Korban Saktiawan (Wakar) akibat bacokan benda tajam (parang) oleh para pelaku korban mengalami luka di bagian kepala dan tangan hingga kini masih terbaring di RS Bahteramas, Kota Kendari guna perawatan medis,”pungkasnya.
Editor/Penulis: Nurwindu.Nh












