Penghuni Rumah Tewas, Akibat
Kebakaran Hebat
Kabuoaten Cirebon – Kebakaran hebat melalap satu rumah di RT. 06/Rw. 02 desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, pada hari Kamis, sekira pukul 12:00 wib, menyebabkan satu orang penghuni rumah yang tinggal sendiri berinisial Hendra Pria lajang usia 44 th tewas terbakar, karena dengan begitu cepat menyebar ke seluruh bangunan sehingga penghuninya terjebak di dalam kobaran api yang menyala, Kamis (23/10/2025).
Saat Tim Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berupaya memadamkan api, namun upaya penyelamatan terhambat karena api begitu cepat menyambar seluruh isi bangunan rumah Setelah api berhasil dipadamkan, tim penyelamat menemukan jenazah korban di dalam rumah sudah dalam kondisi Gosong alias tidak bernyawa. Sementara Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib dan telah di beri police line untuk mengamankan lokasi demi keperluan penyelidikan.
Menurut keterangan salah satu warga setempat bernama Komar, obaran api tersebut terlihat di ruang depan rumah disertai Asep hitam, lalu dengan cepat merambat kebagian lainya disertai suara-suara ledakan.
Melihat hal tersebut, Komar langsung bergegas memanggil tetangga sekitar dengan tujuan meminta bantuan memadamkan kobaran api dengan alat seadanya sebelum tim damkar tiba.
Namun apa boleh di kata, karena kondisi airnya susah pada akhirnya api tersebut begitu cepat membesar dan melalap
seisi rumah,” ungkapnya.
Disela kesibukannya, Eno Sujana selaku Kabid Disdamkar Kabupaten Cirebon menjelaskan, pihak kami sudah kerja keras memadamkan kobaran api dengan menurunkan tiga unit mobil dan berhasil memadamkan api tersebut, selain itu, tim kami bersama jajaran TNI/Polri terjun langsung ke lokasi kebakaran untuk menangani situasi darurat.
Dengan sinergi dan kerjasama
yang solid kita berupaya keras
turut memadamkan kobaran api
dan melakukan evakuasi korban.
Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan kerusakan dan menetralisir lokasi kejadian.
Sementara, kerugian materi penyebab kebakara belum ada hitungan pasti, karena masih dalam penelitian dan pendataan oleh pihak terkait untuk menentukan nilai kerugian akibat
Kebakaran,” jelasnya.
(Bbg)












