Jelitapos.com | Birem Puntong l Langsa,-
Penuh Perjuangan dan taruhan nyawa seorang ibu mengambil semua resiko itu buat telahirnya sebuah nyawa yang dipikulnya selama sembilan bulan seorang diri dalam suasana duka dan gembira,tetap dilaluinya sampai terdengar suara owek-owek dari mulut bayi mungil yang baru menghirup udara alam dunia fana ini.
Itulah seorang ibu di muka dunia ini dimana pun mereka berada,tetap menjalani kodratnya sebagai wanita dengan penuh kasih sayang,mengandung dan melahirkan.
Melakoni perannya sebagai ibu yang mengurus dan membesarkan buah hatinya dengan resiko taruhan nyawa yang tidak di miliki oleh seorang ayah,membuat seorang ibu mendapat tempat istimewa atau gelar yang diberikan Tuhan,” Surga itu ada di telapak kaki ibumu”yang mutlak dan final( sakral) bagi kita anak laki muslim.
Empat Januari 2024 pagi hari Surga itu menghembuskan nafas terakhirnya,denyut jantung nadinya berhenti total..yang membuat seluruh elemen tubuh ini terbujur kaku,lunglai tersudut tak berdaya,surga itu benar- benar telah pergi selama- lamanya menemui sang penciptanya.
(Medy SP)












